VIVAnews - Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta mengistruksikan memberikan pengamanan khusus kepada objek-objek vital di Jakarta seperti Depo Bahan Bakar Minyak (BBM) Plumpang dan Gardu, pembangkit serta transmisi listrik di sekitar wilayah Jakarta.
"Kami sudah instruksikan berikan pengamanan khusus kepada tempat-tempat itu," kata Gubernur DKI Fauzi Bowo di Media Jakarta Crisis Centre Bellagio Mall, Mega Kuningan, Jakarta, Sabtu 18 Juli 2009.
Menurut dia, kendati sudah ada prosedur pengamanan ketat, depo BBM perlu diberikan pengamanan khusus.
Selain instruksi pengamanan terhadap depo BBM dan instalasi listrik, kata dia, pihaknya juga telah menginstruksikan pengamanan kepada kedutaan besar.
Mengenai hal itu, menurut Fauzi, memang ada beberapa penundaan kedatangan tamu asing hingga 40 orang, yang terdiri dari Warga Negara Malaysia dan Hong Kong. Namun sifatnya bukan penundaan datang ke Jakarta, melainkan pindah tempat menginap.
"Awalnya mereka berencana menginap di JW Marriot, bukan tidak jadi datang ke Jakarta," tuturnya.
Fauzi Bowo, juga membantah spekulasi yang menyatakan pembatalan konferensi pers Presiden SBY karena kondisi kemanan Jakarta yang gawat."Beliau harus melayani wawancara dengan beberapa stasiun radio di kediamaannya," kata Fauzi.