VIVAnews - Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, berencana menggelar pertemuan dengan sejumlah pengelola hotel untuk mencegah terulangnya kasus ledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton.
"Bagaimana nanti di tempat-tempat seperti coffee shop atau restoran tidak diperkenankan membawa tas terlalu besar," kata Fauzi, saat meninjau lokasi ledakan di kawasan Mega Kuningan, Sabtu 18 Juli 2009.
Fauzi akan mengusulkan kepada pengelola agar pengunjung hotel yang membawa tas besar menitipkannya di front office atau meninggalnya di kamar. "Meski security hotel sudah cukup ketat, namun di lokasi tertentu biasanya kecolongan," ujarnya.
Pelaku bom bunuh diri di kedua hotel mewah pada Jumat pagi itu diduga mengelabui petugas dengan menyembunyikan bom di dalam tas besar. Pelaku kemudian melenggang dengan santai ke arah restoran dan meledak.
CCTV Hotel JW Marriot yang ditayangkan TVone, menangkap gambar seorang laki-laki yang diduga pelaku bom bunuh diri. Pria berjaket dan bertopi hitam itu menyeret satu tas koper hitam di tangan kanannya, dan mendekat satu tas ransel hitam di dada. Pelaku diduga meletakkan bom di dalam dua tas besar itu.