Metro
Roy Tewas Ikuti Orientasi Siswa

Kepala Sekolah SMA 16 Surabaya Dipecat

Walikota Surabaya menyebut pemecatan kepala sekolah itu untuk permudah pengusutan.

Selasa, 21 Juli 2009, 13:37 WIB
Arfi Bambani Amri
  (VIVAnews/Maryadie)

VIVAnews - Kematian Roy Aditya Perkasa, siswa baru di Sekolah Menengah Atas Negeri 16 Surabaya, pada Rabu 15 Juli 2009 lalu berbuntut panjang. Kepala Sekolah SMA 16 dipecat Walikota Surabaya.

"Ini bukan vonis, tapi sifatnya hanya sementara, yang bersangkutan kan tengah menjalani pemeriksaan. Tujuannya agar  penyidikan yang dilakukan oleh polisi tidak terganggu," kata Walikota Surabaya Bambang DH usai menghadiri pemberian hadiah lomba karya tulis di Hotel Bumi Surabaya Selasa 21 Juli 2009.

Bambang DH menambahkan, posisi kepala sekolah harus tetap ada agar urusan administrasi sekolah itu tidak terbengkalai. Selanjutnya, posisi Kepala Sekolah di SMAN 16 Surabaya digantikan oleh Suhariono yang sebelumnya menjabat sebagai kepala sekolah di SMAN 5 Surabaya.

Roy, siswa baru yang mengikuti MOS meninggal di hari terakhir Masa Orientasi Siswa. Jenazah anak bungsu dari tiga bersaudara itu sebelumnya dilarikan ke RSU Dr Sutomo Surabaya namun keburu meninggal. Kemudian pukul 21.00, 15 Juli 2009 lalu jenazah anak pasangan Saidi dan Muryantini itu dibawah pulang ke rumah duka Perumahan  Wisma Tropodo Blok AH No 16, Waru, Sidoarjo.

Ingin tahu ihwal kematian Roy, baca berikut ini:
- Roy Tewas Usai Ikuti Orientasi Sekolah

- Dokter Tak Temukan Tanda Roy Dianiaya

Laporan Tudji Martudji | Surabaya



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
basuki
13/05/2010
MELAYANI PESANAN : * KARTU MANA * PIN / ID CARD * STIKER * UNDANGAN * SOUVENIR * BANNER / BALEHO * KAOS * SERAGAM * NOTA * BROSUR * PAYUNG * MUG * PHOTO DIGITAL TEGRAFT'99 U/ Wil. Sby-Sdj-Gresik CALL: (031)5910356/78058008 MANYAR SABRANGN 9D
Balas   • Laporkan
ella
23/07/2009
Mah mas Bambang kelewat emosional dg memecat Kepala Sekolah SMA 16 Surabaya. Ini merupakan arogansi penguasa yang saat ini bosnya Megawati keok di Pilpres. Jangan main emosi gitu dong. Ini bukan program SMA 16 semata lho, tapi program nasional. Kenapa buk
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ