VIVAnews - Pemerintah Kotamadya Jakarta Selatan segera membongkar halte bus di Jalan Prapanca. Halte itu sering disalahgunakan para pekerja seks komersial sebagai tempat mangkal.
Pembongkaran dilakukan menindaklanjuti laporan warga sekitar yang resah dengan aktivitas malam para pekerja seks komersial itu. "Memang kami akan bongkar halte itu, karena kurang bermanfaat dan sering dijadikan tempat pacaran," kata Wali Kota Jakarta Selatan Syahrul Effendi, Senin 3 Agustus.
Syahrul telah menginstruksikan jajaran Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan untuk segara membongkar halte yang terletak di Bunderan Jalan Raya Prapanca itu. "Kami akan secepatnya membongkar dan memindahkan halte ke tempat yang lebih terbuka, agar bisa dipantau dan tidak dijadikan tempat pacaran dan mangkal PSK," ujarnya.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Teddy L Sutisna, mengatakan, halte tersebut akan dipindahkan di depan kantor Wali Kota atau sekitar 50 meter dari lokasi sebelumnya. Lokasi halte lama akan difungsikan untuk bilik ATM. "Pembongkarannya tinggal menunggu kepastian dari bank ATM tersebut," ujarnya.
Teddy mengakui, selama ini halte di Jalan Prapanca tersebut sering digunakan sebagai tempat transaksi prostitusi. "Bukan hanya PSK, bahkan waria sering mangkal saat malam harinya," tandasnya.