VIVAnews - Sejumlah wartawan yang meliput persemayaman Mbah Surip harus kehilangan handphone mereka. Copet tetap beraksi di tengah suasana duka di kediaman Mamiek di Jalan Kerja Bakti RT 3 RW 4 Kelurahan Kampung Makassar, Jakarta Timur, tempat Mbah Surip disemayamkan.
Salah satu wartawan, Roni, mengaku kehilangan handphone CDMA miliknya saat berdesakan di tengah kerumunan warga yang ingin menyaksikan Mbah Surip disemayamkan.
"Ada sekitar enam wartawan yang mengaku hilang handphone," kata Roni, Selasa 4 Agustus 2009.
Warga yang berkerumun pun meningkatkan kewaspadaan seraya berteriak," Awas copet."
Mbah Surip meninggal dunia hari ini pukul 10.30 WIB di rumah Mamiek. Diduga, seniman yang tenar dengan lagu 'Tak Gendong' itu meninggal karena serangan jantung.
• VIVAnews