VIVanews - Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo menyatakan perlu adanya pemetaan wilayah di setiap kelurahan untuk mencegah ruang kosong yang tidak terpantau (blankspot) di Jakarta.
"Jangan dibiarkan pemukiman di DKI memiliki wilayah blankspot. Karena mudah dimanfaatkan untuk kepentingan yang tidak diketahui arahnya" ujar Fauzi Bowo di Balaikota, Selasa, 11 Agustus 2009.
Pemetaan terhadap wilayah di Jakarta akan membuat pembinaan wilayah tersebut menjadi baik. "Kalau RT tidak berfungsi, akan sulit memetakan penghuni yang ada di dalamnya," ucap Fauzi Bowo lagi.
Diakui Fauzi Bowo, ada beberapa wilayah yang berpotensi menciptakan blankspot. " Seperti rumah susun yang belum selesai, itu pasti tidak ada pengurus RT dan RW-nya. Jadi pembina kemasyarakatan juga belum ada," ucap Fauzi Bowo.
Selain itu, Real Estate yang belum jadi dan masih berkembang sehingga belum diserahterimakan kepada wilayah juga berpeluang menciptakan blankspot lainnya.
Karena itu, Fauzi Bowo selalu mengingatkan kepada Dinas Perumahan agar penataan pemukiman penduduk dilakukan sejak awal. "Makin baik penataannya maka tidak ada Blankspot," ujar Fauzi lagi.
Foke menyatakan perlu adanya partisipasi masyarakat untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi masalah teroris.
Pada acara pertemuan dengan pengurus kelurahan di Jakarta sejumlah penjelasan semisal dari Badan Intelejen Negera (BIN) menjelaskan mengenai teroris internasional, Intelpam menjelaskan tentang Link Up antara kelompok.
"Belum pernah didengar. Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat yang telah dibentuk juga selalu mendapat informasi terkini dari Kapolda dan Pangdam" ucap Foke.