Metro

Pertamina Kurangi Penjualan Elpiji 50 Kg

Pertamina masih rugi atas penjualan elpiji yang masih di bawah harga keekonomian.

Senin, 10 November 2008, 11:18 WIB
Hadi Suprapto, Ferial

VIVAnews - PT Pertamina (Persero) menyatakan tahun ini membatasi penjualan gas elpiji atau liquified petroleum gas (LPG) ukuran 50 Kilogram.

Vice President Gas Domestik Pertamina Wahyudin Akbar mengatakan, Pertamina masih mengalami kerugian atas penjualan gas ukuran 50 Kg, yang masih di bawah harga keekonomian gas internasional.

"Sekarang harga keekonomian gas elpiji Rp 8.000, sedangkan harga jual Pertamina hanya Rp 5.700," ujar Wahyudin kepada wartawan di Jakarta, Senin 10 November 2008.
 
Menurut dia, harga jual gas jenis ini merupakan kewenangan perusahaan, jadi tidak ada larangan Pertamina mengurangi pasokan. "Pertamina hanya ingin untung," katanya. Selama ini, Pertamina masih menjual rugi untuk gas elpiji ukuran 12 dan 50 kg.

Sebelumnya, Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Achmad Faisal mengatakan, harga jual elpiji masih di bawah biaya produksi. Menurut dia, harga elpiji di pasar internasional masih US$ 500 per ton. Sebelumnya, sejumlah kalangan mendesak Pertamina menurunkan harga jual elpiji 12 kg guna lebih mendorong daya beli masyarakat.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating