VIVAnews - Pemerintah Kotamadya Jakarta Selatan akan mewajibkan siswa dan guru untuk bersepeda saat ke sekolah. Meski masih bersifat wacana, berbagai tanggapan muncul atas rencana tersebut.
Jati Redi Nugroho (12), siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri 11 Jakarta ini menanggapi positif rencana itu.
“Kalau itu, saya setuju,” kata Jati saat menunggu bus di Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa 18 Agustus 2009.
Menurut Jati, rencana tersebut perlu dilanjutkan karena akan mengurangi jumlah polusi di Jakarta. Namun, siswa yang tinggal di Komplek Hankam Cidodol ini, mensyaratkan beberapa hal. “Harus dibuatkan jalur khusus sepeda,” ujar dia.
Jalur sepeda perlu diadakan untuk menghindari terjadinya kecelakaan para pengguna sepeda. “Lalu lintas Jakarta masih semrawut, ” tutur dia.
Senada juga diungkapkan Umi Lestari (40), guru di SMP yang sama. “Saya setuju saja. Selain untuk olahraga, juga untuk mengurangi kemacetan,” kata guru yang tinggal di Bintaro ini.
Namun, wanita berkerudung biru ini mengaku kerepotan bila guru-guru perempuan harus bersepeda ke sekolah. “Repotnya harus bawa baju ganti,” ujar dia. “Tidak mungkin bersepeda dengan rok panjang begini,” katanya.
Lain lagi dengan Ega Rahardian (17), siswa kelas XI Sekolah Menengah Umum 6 Jakarta. “Males aja. Ntar sampe sekolah kecapean,” kata dia saat keluar dari gerbang sekolahnya.
Ega yang tinggal di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, ini mengaku biasa berangkat dan pulang sekolah dengan mobil. “Nggak terlalu ngurusin aturan itu. Saya cuek aja,” kata dia.
Kepala Sekolah SMA 70 Jakarta, Pono Fadlulah, mendukung rencana tersebut. “Lebih ramah lingkungan dan membuat tubuh sehat. Harus kita dukung,” kata dia di kantornya.
Namun pesimis bila aturan itu bisa terlaksana sepenuhnya di sekolahnya. “Kami keberatan bila semua siswa diwajibkan,” kata dia.
Pono mengatakan, hal itu akan sulit diterapkan karena kebayakan siswanya anak orang kaya dan biasa diantar dan dijemput dengan mobil. “Akan efektif diterapkan di kawasan pinggiran, seperti SMU 66, 34, 86, dan 97,” katanya. hadi.suprapto@vivanews.com