VIVAnews - Swalayan Makro Pasar Rebo mengakui lemahnya kontrol terhadap produk dagangan. Itulah mengapa pasar modern itu kecolongan menjual daging kadaluarsa.
"Kami kurang kontrol sehingga lolos," kata Asisten Manajer Makro Pasar Rebo, Asmiril Anwar, di sela-sela razia produk tak layak konsumsi, Kamis 20 Agustus.
Asmiril mengatakan, selama ini tak semua produk dari produsen terfilter. Alasannya, terlalu banyak. Kontrol hanya dilakukan secara acak terhadap sejumlah barang. "Jadi kami tak tahu kalau ada barang-barang kadaluarsa masih dipajang," ujarnya.
Sedikitnya tiga troli berisi daging kemasan tak layak konsumsi terkumpul. Mayoritas adalah daging kemasan berupa bakso dan nugget yang telah kadaluarsa. Sejumlah produk selai dan mayonaise juga ditemukan tanpa tanggal kadaluarsa dalam kemasan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta gencar melakukan razia di sejumlah pasar modern dan tradisional menjelang Idul Fitri. Razia dilakukan bekerja sama dengan aparat kepolisian dan Badan Pengawas Obat dan Makanan.