Metro

Temuan Daging Kadaluarsa Hebohkan Makro

Selama ini tak semua produk dari produsen terfilter. Alasannya, terlalu banyak.

Kamis, 20 Agustus 2009, 13:16 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Sandy Adam Mahaputra
Razia produk Cina (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Sejumlah pelanggan kaget dengan temuan daging kemasan kadaluarsa di Swalayan Makro Pasar Rebo. Mereka tak menyangka sebuah pasar modern lalai dalam kontrol produk.

Yanti, 35, warga Pasar Rebo, kaget saat melihat sejumlah petugas menumpuk sejumlah daging kemasan yang tak layak konsumsi. Pelanggan setia Makro itu pun sempat ragu berbelanja.

Namun, ia tak berpaling. Temuan daging kadaluarsa itu justru akan ia jadikan pengalaman untuk lebih hati-hati membeli prosuk makanan. "Kalau begini kan jadi lebih waspada lagi, apalagi jelang Ramadhan biasanya saya belanja banyak," ujarnya.

Mahmudah, warga Duren Tiga, juga merasakan hal yang sama. Ia tak menyangka sejumlah produk daging kemasan yang tersusun di rak pendingin itu kadaluarsa. "Saya memang biasa belanja di sini, selama ini soalnya belum pernah nemuin yang kadaluarsa," ujarnya.

Asisten Manajer Makro Pasar Rebo, Asmiril Anwar, mengakui lemahnya kontrol terhadap produk dagangannya. Selama ini tak semua produk dari produsen terfilter. Alasannya, terlalu banyak. Kontrol hanya dilakukan secara acak terhadap sejumlah barang.

Sedikitnya tiga troli berisi daging kemasan tak layak konsumsi terkumpul. Mayoritas adalah daging kemasan berupa bakso dan nugget yang telah kadaluarsa. Sejumlah produk selai dan mayonaise juga ditemukan tanpa tanggal kadaluarsa dalam kemasan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta gencar melakukan razia di sejumlah pasar modern dan tradisional menjelang Idul Fitri. Razia dilakukan bekerja sama dengan aparat kepolisian dan Badan Pengawas Obat dan Makanan.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ