Metro

Kedubes Malaysia Diserang Hujatan 'Malingsia'

"Secara rumpun Malaysia adalah 'malingsia', mencuri kebudayaan bangsa lain."

Kamis, 27 Agustus 2009, 14:49 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Nicolaus Tomy Kurniawan
Tari Pendet, Bali (bali-trafel-live.com)

VIVAnews - Pemakaian Tari Pendet dalam iklan pariwisata Malaysia kembali menyulut amarah masyarakat Indonesia. Telah berulang kali Malaysia mengaku kebudayaan asli Indonesia sebagai hak miliknya.

Aksi protes membahana di tanah air. Kantor Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta pun menjadi sasaran pelampiasan amarah masyarakat Indonesia. Seperti yang dilakukan puluhan orang yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia, Kamis 27 Agustus.

"Secara rumpun Malaysia adalah 'malingsia', mencuri kebudayaan bangsa lain," kata  koordinator aksi, Arif Rahman, dalam orasinya di depan kantor Kedutaan Besar Malaysia, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Sebutan 'malingsia' itupun langsung mendapat sambutan gemuruh para pendukungnya.

Para pengunjuk rasa menyerukan sejumlah tuntutan di antaranya meminta Pemerintah Malaysia mencabut iklan pariwisata yang menampilan Tari Pendet, menarik duta besar dan seluruh jajaran diplomatik Indonesia dari Malaysia, serta memboikot seluruh produk Malaysia.

Mereka memberi batas waktu 3x24 jam kepada Pemerintah Malaysia untuk menanggapi tuntutan. Jika tidak, mereka mengancam akan menggelar aksi yang lebih besar.  "Kami hadir di sini sebagai wujud kecintaan bangsa Indonesia, Malaysia telah menghina negara kita," ujar Arif.

Sebelumnya, Malaysia juga mengklaim sejumlah karya seni Indonesia untuk kepentingan promosi pariwisatanya. Di antaranya adalah kesenian tradisional Reog Ponorogo, lagu Rasa Sayange, dan musik angklung.

Aksi para pengunjuk rasa itu sempat mengakibatkan kemacetan di depan kantor Kedutaan Malaysia dari arah Mampang menuju Menteng.

• VIVAnews
Rating
Komentar
anastasya
24/01/2011
iiiiiiiiiiiiiiiiiiiii>..................< bukan malingsia lagi tapi maling asia wkwkwkwkwkwkwkww -_^ -_-
Balas   • Laporkan
Shanderlyn
29/08/2009
Pemerintah tegas donk,negara kita telah,di hina, di lecehkan, suka mencuri kebudayaan orang,belum lagi TKI kita disana yang sellalu disiksa,pulang babak belur bahkan jadi mayat, huh,dasar malaysia busted,go to hell,brengsek,Indonesia punya harga diri da
Balas   • Laporkan
dina
28/08/2009
tunjukin aja kebudayaan mu sendiri jangan pake budaya orang lain,gak kreatif sih..
Balas   • Laporkan
yurie jansen
28/08/2009
seluruh elemen bangsa indonesia agar belajar dr pengalaman sblmnya.. Malingsia (agresor asia tenggara) ga bkal berhenti mencuri aset kultural bangsa indonesia...
Balas   • Laporkan
Imam Mahdi.
27/08/2009
Malaysia !, JANGAN BANGUNKAN BUAYA TIDUR, JIKA KAMU USIK, BIAR MACAN /ZIONIST BISA DITELAN BULAT BULAT. Imam Mahdi.
Balas   • Laporkan
josso_ancuk
27/08/2009
hu dasar malaysia neh.... aneh
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ