VIVAnews - Selama bulan Ramadhan, Pemerintah provinsi DKI menggelar operasi gabungan. Operasi yang melibatkan dinas sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP itu untuk menyisir keberadaan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng).
"Hingga kini, operasi gabungan yang dilaksanakan selama bulan Ramadhan sudah menjaring 854 gepeng," kata Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosiao, Dinas Sosial Provinsi DKI, Haribowo, saat dihubungi Senin, 31 Agustus 2009.
Dia merinci, 854 orang itu terdiri dari 170 laki-laki, 205 wanita, 83 bayi dan 496 anak dan remaja. Para gepeng yang terjaring itu sebagian besar berasal dari Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
Nantinya, mereka yang tertangkap akan dimasukkan ke panti sosial. "Setelah Lebaran baru akan kami pulangkan," kata dia.
Penangkapan dan pemulangan gepeng setelah Lebaran itu bertujuan agar bisa memberi efek jera. "Kalau dipulangkan sebelum Kebaran nanti mereka bisa balik lagi," kata dia.
ismoko.widjaya@vivanews.com