Metro

Kantor Petronas Jadi Sasaran Ganyang Malaysia

Malaysia mengklaim sejumlah karya seni Indonesia untuk kepentingan promosi pariwisatanya.

Rabu, 2 September 2009, 07:57 WIB
Pipiet Tri Noorastuti
Tari Pendet, Bali (bali-trafel-live.com)

VIVAnews - Kemarahan masyarakat Indonesia atas pemakaian Tari Pendet dalam iklan pariwisata Malaysia belum reda. Telah berulang kali Malaysia mengaku kebudayaan asli Indonesia sebagai hak miliknya.

Aksi protes pun masih membahana di tanah air. Tak hanya Kedutaan Besar Malaysia, kantor perusahaan minyak asal Malaysia, Petronas pun menjadi sasaran pelampiasan amarah masyarakat Indonesia.

Sekitar pukul 14.00 siang ini, Rabu, 2 September 2009, sekelompok orang yang tergabung dalam Aliansi Ganyang Malaysia akan melakukan unjuk rasa di kantor Petronas, Menara Rajawali, Jalan Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Aliansi Ganyang Malaysia didukung sejumlah lembaga seperti GPI Jakarta Raya, HMI Cab. Jakarta Raya, HUMANIKA Jakarta, Jaringan Aktivis Jakarta.

Sebelum kasus Tari Pendet, Malaysia juga mengklaim sejumlah karya seni Indonesia untuk kepentingan promosi pariwisatanya. Di antaranya adalah kesenian tradisional Reog Ponorogo, lagu Rasa Sayange, dan musik angklung. Bahkan lagu kebangsaan Malaysia pun karya Indonesia yang diubah liriknya tanpa izin.

Dengan jumlah pendukung yang cukup banyak, aksi tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan. Pengendara diimbau menghindari kawasan yang dijadikan tempat unjuk rasa.

• VIVAnews
Rating
Komentar
backin
26/08/2010
ternyata dibelakang semua kejadian ini ada yang takut ama inggris yaaa... kasihan.. takut ama uangnya atau ama perangnyaa...!?!? kasihan bangsa kita...
Balas   • Laporkan
kakarifki
28/12/2009
kalau kita perang dgn malaysia, berarti kita akan berperang dgn inggris dan australia.Jadi kita harus hati-hati melawan malaysia
Balas   • Laporkan
kakarifki
28/12/2009
kalau kita perang dgn malaysia, berarti kita akan berperang dgn inggris dan australia.Jadi kita harus hati-hati melawan malaysia
Balas   • Laporkan
Yapdi
10/09/2009
Kenapa saudara serumpun bertengkar? Pasti ada provokatornya...
Balas   • Laporkan
akid
08/09/2009
bodoh punya indonesia. kamu semua di perbodohkan oleh pihak media kamu.Hanya di provok kamu sudah melenting.ini menunjukkan sebahagian dari kamu tidak mempunyai kewarasan,kebijaksanaan, kematangan dalam menangani sesuatu isu.cuba kamu pikir sebentar, nega
Balas   • Laporkan
gusti
02/09/2009
konspirasi singapura untuk mengadu domba indonesia dengan malaysia
Balas   • Laporkan
dee
02/09/2009
Ini dadaku, mana dadamu? Kalau Malaysia mau konfrontasi ekonomi Kita hadapi dengan konfrontasi ekonomi Kalau Malaysia mau konfrontasi politik Kita hadapi dengan konfrontasi politik Kalau Malaysia mau konfrontasi militer Kita hadapi dengan konf
Balas   • Laporkan
aditya
02/09/2009
jangan cuma petronas...XL, CIMB niaga perusahaan2 & produk2 malaysia lainnya...
Balas   • Laporkan
Cahyo
02/09/2009
Ayo mulai hari ini dan selanjutnya kita boikot produk malingsia, baik makanan,bbm, sinetron dan yg lainnya...., Bravio Indonesia Raya
Balas   • Laporkan
pytno
02/09/2009
mengomentari masalah klaim-mengklaim oleh malaysia terhadap budaya, produk dan kepulauan indonesialebih baik kita selesiakan dengan cara tidak membeli bahan bakar minyak dari malaysia/petronas yang ada di indonesia selama 3 bulan dan produk malaysia lainn
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ