Metro
Lalu Lintas Dialihkan

Sweeping Warga Malaysia di Kawasan Menteng

Pengendara yang melintas di depan Jalan Diponegoro 58 diperiksa indentitasnya.

Selasa, 8 September 2009, 14:19 WIB
Eko Priliawito, Zaky Al-Yamani
Pengalihan arus lalu lintas (VIVAnews/Maryadie)

VIVAnews - Sejumlah aktivis Benteng Demokraasi Rakyat (Bendera) yang tidak puas dengan Pemerintah Malaysia, melakukan aksi unjuk rasa dengan melakukan sweeping terhadap warga asal negeri Jiran di kawasan Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

Sekitar 30 aktivis Bendera yang melakukan aksi unjuk rasa berusaha menghentikan sejumlah pengendara dan meminta kartu tanda penduduk (KTP) warga yang melintas di depan kantor Bendera, di Jalan Diponegoro no 58, Jakarta Pusat.

Aksi dilakukan mulai sejak pukul 12.00 WIB hingga 13.15 WIB. Aksi  yang berlangsung singkat ini tentu tidak menemukan satupun warga Malaysia. Aksi ini dilakukan untuk mengingatkan Pemerintah Indonesia agar berlaku tegas terhadap sejumlah perlakuan Malaysia.

Aktivis Bendera berjanji akan terus melakukan perlawanan terhadap kesewenangan yang dilakukan pemerintah Malaysia.  "Budaya kita selalu diakui. Ini sudah tidak menghargai dan harus dilawan," ujar Koordinator aksi, Mas'ud M Sidik, Selasa 8 September 2009.

Selain itu mereka juga berjanji akan terjun ke perbatasan untuk merespon persoalan dengan pemerintah Malaysia.

Akibat aksi ini, petugas mengalihakan arus lalu lintas di kawasan tersebut ke Jalan Surabaya dan Jalan Cikini.

Sejumlah pengguna jalan mengeluhkan aksi tersebut. Salah satu pengendara Toyota Avanza hitam bernama Amir, mengaku sangat kesal dengan aksi tersebut. "KTP saya ada di tas dan banyak berharga. Saya khawatir," ujar Amir.

Pengguna jalan yang mengeluhkan aksi ini adalah pengendara motor bernama Syamsul. "Kalau mau, demo saja kedutaannya. Jangan orang distop kaya gini,"

• VIVAnews
Rating
Komentar
StudentID
08/09/2009
Saya mahasiswa Indonesia di malaysia, Kami merasa baik disini. Hal seperti diatas adalah konyol dan sangat memalukan. Disini hampir jutaan WNI terkejut mendengar berita di TV akan situasi yang tiba2 mau perang. Darimana isu itu? siapa yang sangat tak bert
Balas   • Laporkan
indonesiaku
08/09/2009
wah jangan2 yg kontra dengan demo bendera orang malingsia nih ngaku2 pk nama Indonesia....jelas2 malingsia udah mengklaim kedaulatan RI masih dibela, ga inget sejarah nih...Bung Karno aja sampe bilang ganyang malaysia....sadar dong, warga RI banyak dibunu
Balas   • Laporkan
Damar
08/09/2009
Sebenarnya ga ada yg salah, hanya saja mereka tidak tepat melakukan aksinya. Sudah,, yg sabar dumz.. Ramadhan jgn dikotori dengan aksi keributan....
Balas   • Laporkan
Kartika
08/09/2009
What a stupid action. Such a moron. Where is the police??
Balas   • Laporkan
indra
08/09/2009
bagus lah domo seperti itu sebab pemerintah ngga berani melawan malaysia harus masarakat yang melawan
Balas   • Laporkan
tjape dech
08/09/2009
silakan aja swepping warga malingsa, tapi kita juga jangan marah kalo nanti di negara malingsia warganya pada swepping warga indonesia.
Balas   • Laporkan
panusuk n
08/09/2009
semakin banyak kelompok massa, semakin mengkawatirkan tindakannya
Balas   • Laporkan
andrianto
08/09/2009
cuma orang orang bodoh yang berdemo seperti itu, gak tau pangkal masalahnya, yang penting Demo dapet Duit....
Balas   • Laporkan
Rasti
08/09/2009
apa haknya org BENDERA itu lakukan swepping ? kenapa Polisi diam saja, kenapa tdk dibubarkan aksi2 swepping spt itu ? yg menjadi keamanan di republik ini siapa ? polisi apa preman ? sdh saatnya kita lawan aksi2 spt itu apapun motif dan tujuannya krn jus
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ