Metro

Kemarau di Jakarta Terjadi Hingga Desember

Panas yang terjadi di Jakarta dalam beberapa hari terakhir ini, masih terbilang normal.

Rabu, 9 September 2009, 09:11 WIB
Eko Priliawito
  (AP Photo/Jens Meyer)

VIVAnews - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)  memprediksikan, musim kemarau untuk Jakarta bagian Selatan seperti, Depok, Bogor, dan Jakarta Selatan akan berakhir pada Oktober hingga November.

Sedangkan untuk Jakarta bagian Utara, kemarau diprediksikan akan berakhir pada November hingga Desember mendatang.

Panas yang terjadi di Jakarta dalam beberapa hari terakhir ini, masih terbilang normal antara 32 hingga 34 derajat celcius.

Kasubid Informasi Meteorologi Publik BMKG, Hari Tirtodjatmiko, menjelaskan, cuaca panas yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya disebabkan tidak adanya pembentukan awan.

sulitnya pembentukan awan ini disebabkan adanya kekeringan yang terjadi di ketinggian 10.000 kaki atau di lapisan 700 milibar seluas 40 persen.

Kondisi tersebut terjadi karena gejala badai di belahan bumi utara sekitar laut China Selatan di samudera pasifik atau sebelah timur Filipina. Sehingga menarik massa udara yang sedianya terbentuk di Jakarta.

"Ini biasa terjadi pada bulan-bulan seperti ini," kata Hari Tirtodjatmiko, Rabu 9 September 2009, seperti yang dikutip dari situs milik pemerintah.

Penyebab lain adalah, adanya angin di permukaan yang berhembus cukup kencang dengan kecepatan di atas 10-15 knot atau sekitar 8 kilometer per jam. Dengan kondisi itu, awan lembab pun sulit terbentuk.

Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. "Cuaca jadi sangat terik dan kering, apalagi sekarang sedang masuk dalam musim kemarau," tegasnya.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ