VIVAnews - Gubernur DKI Jakarta meminta pemudik untuk tidak membawa sanak saudaranya ke Jakarta setelah kembali dari kampung halaman pada Lebaran tahun ini.
"Saya minta semua pemudik tidak membawa keluarga atau tetangganya ke Jakarta usai lebaran nanti," ujar Foke saat melepas Pulang Kampung Gratis Giant di Mabes Angkatan Udara, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu 13 September 2009.
Ditegaskannya, himbauan ini bukanlah satu larangan membawa keluarga atau tetangga ke Jakarta, tapi kalau tidak memenuhi persyaratan kependudukan, tentunya juga akan terkena tindakan saat operasi kependudukan digelar.
"Kalau sudah melanggar persyaratan kependudukan dan tidak memiliki keahlian sama sekali, ya percuma kasian mereka. Lebih baik bekerja atau usaha di kampung saja," tambahnya.
Operasi kependudukan sendiri, akan dilakukan Pemda DKI 2 minggu setelah lebaran.
"Operasi ini rutin kita lakukan, agar peningkatan penduduk bisa dikendalikan," jelasnya.
Setiap pelanggar akan dipulangkan ke kampung halamannya. "Jangan dipikir di Jakarta bisa hidup enak dan pasti mendapatkan pekerjaan," katanya.
Selain itu, menurutnya jumlah pemudik tahun ini mengalami kenaikan sebesar 10 persen ketimbang tahun sebelumnya.
Lonjakan ini sudah diantisipasi dengan ketersediaan angkutan umum yang memadai, terlebih lagi dengan adanya mudik bareng yang dilakukan coorporasi yang dinilai cukup membantu.
Foke juga meminta para pemudik untuk tetap waspada dengan adanya aksi pembiusan yang semakin harak menjelang lebaran.
Informasi dan selebaran aksi pembiuasaan ke seluruh terminal, stasiun, dan bandara sudah disebarkan petugas.
"Pemudik jangan menerima dan percaya jika diberikan minuman atau makanan dari orang yang baru dikenal," tandasnya.