VIVAnews - Jamaah Thareqat Sattariyah di Sumatera Barat berlebaran hari ini. Di Padang, ratusan jamaah Sattariyah menggelar Salat Ied di sejumlah musola di berbagai tempat.
Menurut ulama Sattariyah Angku Bagindo Syafri pada VIVAnews, penetapan 1 Syawal ini baru dilakukan kemarin setelah melihat bulan Minggu, 20 September 2009. "Kami menentukan puasa dan lebaran sesuai dengan rukyah dengan melihat bulan," kata Angku Bagindo Syafri.
Menurut Angku Syafri, perbedaan ini tidak perlu dibesar-besarkan karena sesuai dengan keyakinan. Jamaah Satariyah memulai puasa juga terlambat dibanding pemerintah. Puasa jamaah Sattariyah dimulai Minggu 23 Agustus 2009. Tahun ini, jamaah Sattariyah menjalani 29 hari puasa sama halnya dengan pemerintah.
Hampir tiap tahun, Thareqat Satariyah memulai puasa belakangan dari kalender yang ditetapkan pemerintah. Keyakinan Satariyah dengan rukhyat membuat ajaran ini kerap berbeda dengan hisab yang dilakukan Mursyid Thareqat Naqsabandiyah maupun pemerintah.
Laporan: Eri Naldi | Padang