VIVAnews - Panel listrik di Bandara Soekarno-Hatta meledak dan menyebabkan aliran listrik di Terminal II E padam. Pemadaman ini sempat menggangu jadwal penerbangan sejumlah maskapai.
Informasi yang diperoleh dari Kepala Pengamanan Opersional Bandara Soekarno-Hatta Roch Agus, kejadian korsleting listrik ini terjadi pada pukul 04.00 WIB, Jumat 2 Oktober 2009.
Korsleting listrik hanya mengganggu sebagian jadwal penerbangan. Namun, sejumlah penumpang langsung dialihkan.
Humas Angkasa Pura II, Trisno Heryadi, membantah bila terjadi penundaan penerbangan akibat panel listrik yang meledak.
"Karena arus pendek pada panel sehingga mengeluarkan asap dan berimbas matinya aliran listrik non priority di terminal II E," ujarnya.
Korsleting listrik pada panel lokal ini akibat terkelupasnya kabel yang menimbulkan asap tebal. "Karena gigitan tikus dan hal itu biasa terjadi," ujar Trisno Heryadi.
Listrik non priority yang mengalami kerusakan hanya membuat lampu taman, gerai dan kantin di bandara padam. Namun hal ini tidak mengganggu operasional di Bandara Soekarno-Hatta.
Humas Angkasa Pura II juga membantah bila terjadi gangguan pada sistem online di bandara.
"Ada dua sistem kelistrikan yang priority dan non priority. Gangguan pada panel non priority dan tidak terjadi gangguan. Sistim online dan kargo baik-baik saja," katanya.