Metro

Dua Desa di Bogor Diterjang Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terus mengguyur wilayah Bogor, Jawa Barat sepekan ini.

Senin, 5 Oktober 2009, 14:51 WIB
Maryadie
  (Jafkhairi)

VIVAnews - Hujan deras disertai angin kencang terus mengguyur wilayah Bogor, Jawa Barat sepekan ini. Akibatnya,  dua desa di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, antara lain, Desa Sukagalih dan Desa Cibeber diterjang longsor.

Kerugian akibat longsor ini diperkirakan mencapai Rp 765 juta. Namun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Tak hanya itu, sawah seluas 8.000 meter itu terpaksa gagal panen dan menimbulkan kerugian paling besar senilai Rp 512 juta. Bukan hanya itu, empat motor milik warga pun tertimbun tanah merah.

Dia menuturkan, sekitar malam kemarin terdengar gemiricik air yang cukup deras di belakang rumahnya. Sepuluh menit berselang, mendengar suara gemuruh yang terdengar keras mendekati rumahnya.

"Praktis, kami berteriak sekencang mungkin dan membangunkan anak istrinya yang masih tertidur pulas. Dalam waktu singkat, longsoran tanah menerjang sebagian besar bagian rumah dan seisi rumah saya," katanya.

"Suaranya seperti bom, saya sempat panik. Untung anak dan istri saya bisa langsung saya keluarkan dari rumah,” lanjutnya.

Dengan kondisi rumahnya yang hancur setengah, Jajat memberanikan diri untuk tetap tinggal.

Kendati membahayakan keluarganya, dia mengaku tidak punya pilihan.”Saya akan tinggal di rumah ini. Mudah-mudahan saja, pemerintah Kabupaten Bogor mau membantu saya membangun rumah ini,” tegasnya.
 
Laporan: Ayatullah Humaeni | Bogor



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ