VIVAnews -- Pasca tawuran mahasiswa yang melibatkan Fakultas Ilmu Sosial Politik dan Fakultas Teknologi, Selasa-Rabu, 12-13 Oktober 2009, Universitas Pembangunan Nasional (UPN) 'Veteran' Yogyakarta meliburkan aktivitas kampus selama dua hari,
"Libur terhitung mulai hari ini, Rabu, 14 Oktober 2009, hingga Kamis 15 Oktober besok. Agar konidisnya menjadi kondusif," kata Edwi Arief Sosiawan, Pembantu Dekan II Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UPN 'Veteran'. Namun libur tidak berlaku bagi mahasiswa dalam bimibingan skripsi.
Tawuran yang melibatkan seratus mahasiswa dari dua fakultas itu terjadi akibat ketidakpuasan masalah keorganisasian mahasiswa. Akibatnya beberapa ruang kuliah, museum bioteknologi dan ruang sekretariat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) rusak. Sejumlah mahasiswa juga mengalami luka-luka ringan dan berat.
"Saat ini sedang dilakukan mediasi antara mahasiswa yang kisruh di Polres Sleman. Jika ada mahasiswa yang memang terbukti sebagai perusuh atau aktor intelektualnya, kampus akan mengambil tindakan tegas," ujarnya.
Sementara, aparat kepolisian dari Polres Sleman hingga saat ini terus berjaga-jaga dikampus UPN dengan mobil water cannon. Personil kepolisian juga menjaga ketat kedua fakultas yang berdampingan tersebut dengan membawa senjata lengkap, laras panjang dan pendek. Laporan: KDW | Yogyakarta
wes jan dasar ndeso tenan apapun masalah nya ga perlu pake tawuran..mending tawuran catur..
hasil ospek instant ga da solidaritas sesama fakultas..ospek kok kepenak..
coba lu ikut ospek angk 98 99
tanggung nangis lu..tapi hasil nya solidaritas ses
memalukan!katanya kaum terdidik kok masih kayak orang bar-bar...beraninya keroyokan trus ngerusak...apakah itu yang diajarkan di ruang2 kelas kita?huh!
kejadian memalukan...sampai pengerahan massa merusak fasilitas kampus...itu memakai semangat korsa...padahal...itu cuma masalah pribadi...huh memalukan. sms kepada semua orang satu jurusan hanya untuk merusak...urgh..sungguh memalukan
yuhuuu...beritane salah kui...buat berita salah kapraaahh...!!! liat hari sebelumnya..???jangan hari ni saja... yg bner teme"q FTI dikeroyok ama nak FISIP.